Rabu, 16 September 2015

Mengukur Luas Sawah dengan Google Maps

Mengetahui luas sawah yang akurat adalah langka awal dari penentuan perkiraan produksi setiap musim panen pada suatu daerah, yang selanjutnya secara nasional akan menentukan kebijakan dalam impor atau tidaknya beras dari luar negeri dalam rangka ketahan pangan.

Cara tradisional dalam menentukan luas sawah ialah dengan bertanya kepada setiap petani yang mengelola sawah sehingga diperoleh angka-angka seperti: ¼ ha, ½ ha, ¾ ha atau 1 ha. Angka ini tidaklah akurat karena angka perkiraan semata. Dan angka ini biasanya sudah ada pada RDKK kelompok tani yang dibuat dengan bimbingan PPL.


Cara yang lebih akurat dengan mengambil angka luas sawah pada UPJA penyewaan handtraktor. Untuk mendapatkan data tersebut tentu harus bekerjasa dengan UPJA tetapi, tidak semua sawah diolah dengan traktor.

Cara yang paling mudah dan paling akurat adalah mengukur luas sawah melalui google maps. Google maps adalah peta permukaan bumi yang dikelola oleh situs Google yang dapat diakses melalui internet secara gratis.
 
Untuk mengetahui luas sawah dengan googlemaps ikutilah langka-langkah sebagai berikut:
1.     Bukalah situs Google Maps (https://www.google.co.id/maps/)  melalui web browser seperti firefox.
2.     Pilihlah mode satelit untuk penampakan muka bumi dari satelit. Lalu carilah lokasi sawah yang akan anda ukur. Atur pembesaran maksimal atau sesuai dengan keperluan, serendah-rendahnya 1:5000.
3.     Tempatkan kursor pada awal titik pengukuran lalu klik kanan; seperti contoh pada gambar berikut untuk mengukur luas sawah di belakang kantor DPRD Kab. Luwu.
 

4.     Klik “Measure distance” lalu klik tepi-tepi lahan (batas terluar yang akan diukur) pada bebepa titik hingga kembali pada titik awal.
 

5.     Total area menunjukkan luas sawah 43,946,91 m2 atau 4,39 ha, sedangkan “Total distance menunjukkan keliling sawah tersebut.
6.     Cara yang sama dapat dipakai untuk menghitung luas tambak, kebun, hutan dll.


Rabu, 02 Juli 2014

Pemupukan Padi Sawah

Ada gejala penurunan produksi padi tiga tahun belakang ini pada sebagian daerah produksi padi. Bahkan Dinas Pertanian Tanaman Pengan Propinsi Sulawesi Selatan telah mengingatkan agar jangan sampai bantuan pemerintah digunakan untuk menurunkan produksi.

Ada hipotesa saya bahwa petani telah salah dalam penggunaan pupuk akibat berubahnya pupuk yang tersedia bagi pertanian yang dulunya adalah Urea, TSP (SP36), KCl, dan ZA menjadi NPK 15:15:15 dan Urea.

Pada kesempatan monitoring dan evaluasi kegiatan pertanian bulan lalu saya menanyakan penggunaan pupuk langsung pada ketua kelompok tani dan ternyata pada tiga kecamatan mereka mengungkapkan cara penggunaan pupuk di lapangan sekarang ini adalah : Pupuk Dasar : Urea; Pupuk Susulan I : Urea dan Pupuk susulan II : NPK 15:15:15. Saya kemudian menjelaskan mengenai sifat pupuk tersebut termasuk kecepatan larut/tersedianya.

Selanjutnya dijelaskan kepada mereka cara pemupukan padi sederhana hasil kajian BPPTP sebagai berikut :






















Mudah-mudahan selanjutnya ada peningkatan produksi padi untuk menuju kemandirian pangan.
Terima kasih.


Selasa, 21 Januari 2014

Uji Coba Mesin Tanam

Belopa; Jumat 17 Januari 2014. Usai upacara Hari Kesadaran Nasional, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kab. Luwu beserta staf dan mantri  tani se-Kab. Luwui melakukan ujicoba penggunaan Mesin Tanam Padi di Lahan Sawah Deplot Pertanian yang berada tepat di belakang Kantor Dinas. Hadir pula dalam acara ini adalah petugas dari ATPM yang memberikan bimbingan sebelum alat dicoba. 
Sebagai mana biasanya dalam penggunaan alat baru semua masih harus belajar agar lebih menguasai penggunaan alat tersebut.
Pada kesempatan ini Kepala Dinas, Ir. Andi Pangerang, mengatakan bahwa alat serupa akan ditambah jika masyarat petani memberi respon yang positif terhadap penggunaan alat ini dan siap melakukan tanam pindah. 
Mesin Tanam Padi telah ada pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Luwu sebanyak dua unit dan siap dioperasikan. 
Tampak dalam gambar Kepala Dinas sedang menjalankan alat tersebut.

BENDUNG SUPLESI RADDA - ULASAN JANUARI 2026

Bendung Suplesi Radda yang terletak di sungai Salu Suso Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu menjadi terdampak bencana banjir dan longsor pada bu...