Kamis, 10 November 2011

Kebutuhan Benih Sayuran Dataran Rendah

No.
Jenis Tanaman
Klp Varietas
Cara Tanam
Benih/ha
1.
Cabe Besar
Lokal
Semai
300 gr


Hibrida
Semai
150 gr
2.
Cabe Rawit
Lokal
Semai
200 gr


Hibrida
Semai
150 gr

Sabtu, 08 Oktober 2011

Petani Nakal

Petani Nakal. Mungkin istilah ini sangat baru. Tetapi ini adalah hanya pandangan saya mengenai sebagian petani dengan perilaku sebagai berikut:
  1. Petani nakal itu adalah petani yang tidak memanfaatkan bantuan negara kepadanya. Yang dicari atau diharapkan dari bantuan itu adalah uang tunai. Bantuan yang lain seperti benih, dan pupuk tidak digunakan bahkan dibiarkan terlantar, sementara uang tunai tersebut dipergunakan untuk keperluan yang tidak sesuai dengan anjuran. Petani ini sadar betul akan kesalahan yang dilakukan, tetapi juga faham bahwa pemerintah tidak akan menuntutnya kepengadilan karena kesalahannya tersebut.

Kamis, 06 Oktober 2011

Potret Petani di Luwu

Jika kita membandingkan Kelompok Tani era sekarang ini dengan era BIMAS dulu maka jelas terlihat beberapa perbedaan sebagai berikut :
Kehidupan sekarang ini makin menyudutkan petani untuk melakukan diversifikasi usaha, akibat perubahan iklim yang belum dapat diprediksi, hama, kekurangan air dan lain-lain. Sebagian petani memilih menjadi Tukang Ojek dan mengunjungi lahannya cukup sekali seminggu atau dua kali seminggu. Apalagi didukung dengan kemudahan kredit motor yang bisa dicicil enam bulanan. Sebagian kecil menjadi buruh bangunan dan lain-lain.
Kepemilikan lahan semakin sempit bahkan ada yang penguasaannya bergilir setiap tahun terutama pada wilayah selatan Luwu. Sempitnya lahan sehingga tidak efisien jika dibagi dengan ahli waris lainnya membuat sebagian petani bekerja musiman (Shift). Tahun ini mengolah sawah, tahun depan tidak lagi karena sawah tersebut dikelola oleh sepupunya atau keluarga lainnya.

Senin, 08 Agustus 2011

Pengentasan Kemiskinan

Pengentasan kemiskinan adalah unsur utama dari “MDGs” (Milenium Development Goals). Target pemerintah dalam mengurangi kemiskinan yang ditetapkan dalam Rakor Dewan Ketahanan Pangan adalah sebesar 10% tiap tahun. Tetapi pada tingkat bawah ( Level Kabupaten ) kadang tidak ditemukan rumusan khusus dalam pengentasan kemiskinan, padahal dalam era otonomi daerah Kabupaten / Kota lah yang menjadi penentu / ujung tombak dari kebijakan pemerintah ini.
Menurut saya, teknik pengentasan kemiskinan diawali dengan inventarisasi keluarga miskin. Pada tahap ini dihasilkan daftar keluarga miskin.

Selasa, 19 Juli 2011

Pertanian Berkelanjutan

 Pertanian berkelanjutan “menurut saya adalah cara yang produktif, efektif dan efisien (menguntungkan) untuk menghasilkan produk pertanian yang aman, sementara pada saat yang sama melindungi dan memperbaiki lingkungan alam dan kondisi ekonomi / sosial masyarakat setempat." Produktif artinya kegiatan tersebut menghasilkan sesuatu, bukan hanya teori di atas kertas. Efektif dalam arti mempunyai dampak positif yang dapat diikuti oleh masyarakat sekitar dan semakin meluas. Efisien arinya menguntungkan karena pada kegiatan tersebut hasil produksi lebih besar dari biaya yang dikeluarkan dalam hal ini dihitung secara berdasarkan waktu yang ditentukan, sehingga masyarakat tertarik untuk melakukannya.
Pertanian berkelanjutan adalah sistem yang dikembangkan dari ilmu pertanian dari praktek pertanian yang selama ini ada di masyarakat dengan empat pilar utama yaitu:

Jumat, 08 Juli 2011

Krisis Pangan masih mengancam

 

image

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memperkirakan krisis  pangan akan terus mengancam Indonesia. Pasalnya, berbagai sektor tidak mendukung industri pertanian. Contohnya, sektor perbankan yang belum bersahabat dengan pertanian.

"Sekarang, kalau kita ke bank sebagai pengusaha yang bergerak dibidang pertanian selalu ditolak,” ujar Ketua Bidang Pertanian dan Agribisnis BPP Hipmi, Yulizar Azhar, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (8/7/2011).Baca selengkapnya . . .

Kamis, 07 Juli 2011

Pengawasan Pupuk dan Pestisida

Mengapa pupuk dan pestisida perlu diawasi ?
Sekurang-kurangnya karena 2 hal yaitu pada pupuk ada subsidi pemerintah dan pada pestisida ada bahaya yang dapat timbul akibat peredaran, penyimpanan dan penggunaan.

Dalam Pengawasan Pupuk dan Pestisida dibentuk wadah yang menghimpun seluruh stakeholder yang terlibat. Wadah tersebut dinamakan “Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida”.
Komposisi keanggotaan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida dapat terdiri dari beberapa instansi seperti yang membidangi Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perkebunan, Kehutanan, Perdagangan,Tenaga Kerja, Kesehatan, Inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan. Anggota komisi terdiri dari pejabat eselon-2 dan eselon-3. 

BENDUNG SUPLESI RADDA - ULASAN JANUARI 2026

Bendung Suplesi Radda yang terletak di sungai Salu Suso Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu menjadi terdampak bencana banjir dan longsor pada bu...