Senin, 01 Oktober 2012

Kekeringan Mengancam Pertanian


Kekeringan mulai mengancam pertanaman padi di Luwu,  Foto di samping adalah salah satu contoh di Desa Tanarigella Kec. Bua. Beberapa lokasi pertanaman di tempat lain juga mengalami hal serupa.
Kondisi tanah yang retak biasanya menyebabkan kurangnya anakan padi, meskipun kemudian diairi dan sampai panen. Hal ini jelas akan mengurangi produksi padi.
Penyebab kekeringan ini adalah karena kurangnya hujan yang turun dan debit air irigasi yang berkurang. 
Hal ini mungkin merupakan dampak dari kerusakan hutan pada daerah tangkapan hujan (maksud saya keadaan daerah tangkapan hujan sudah jauh berbeda dari 20 tahun yang lalu). Sementara sarana irigasi masih dalam kondisi baik.

Untuk mengatasi kekeringan ini saya sarankan agar:
  1. Mencari sumber-sumber air yang masih dapat dipergunakan.
  2. Mengatur pergiliran air sedemikian rupa agar jagan sampai tanah menjadi retak kemudian mendapat giliran.
  3. Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang dapat membantu mengatasi masalah kekeringan.

Selasa, 11 September 2012

Pangan Organik

Pangan organik adalah bahan makanan yang diproduksi menggunakan metode yang tidak melibatkan masukan sintetis moderen seperti pestisida sintetis dan pupuk kimia . Makanan organik juga tidak diproses menggunakan iradiasi, pelarut industri, atau bahan kimia tambahan.
Saat ini, Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Jepang dan banyak negara lain termasuk negara kita tercinta, Indonesia, mengharuskan produsen untuk memperoleh sertifikasi khusus untuk pemasaran Pangan organik. Dalam konteks aturan ini, pangan organik adalah makanan yang diproduksi dengan cara yang sesuai dengan standar organik yang ditetapkan oleh pemerintah dan atau organisasi internasional.
Pangan organik tidak hanya dari tanaman, jika pangan tersebut dari ternak, maka ternak harus dipelihara dengan akses rutin ke padang rumput dan tanpa penggunaan antibiotik atau hormon pertumbuhan. Demikian halnya dengan ikan.
Pangan organik juga bukan dari organisme yang dimodifikasi secara genetik.
Pangan organik yang harus bebas dari buatan aditif makanan, bahan kimia , iradiasi makanan, dan bahan dimodifikasi secara genetik. Pestisida diperbolehkan asalkan yang tidak sintetis.
"Kenal petanimu, kenal makananmu", mungkin adalah moto yang dapat digunakan dalam pengembangan pangan organik. Kemudian tulislah 2-3 kalimat yang dapat dipetik dari moto diatas.

Jumat, 31 Agustus 2012

Penyaluran Pompa Air

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kab. Luwu, dalam waktu dekat akan menyalurkan 3 unit pompa air bantuan pemerintah dari Ditjen PSP Kementerian Pertanian

Zakat Pertanian, Solusi masalah pertanian.

Dalam usaha pertanian, adanya gagal panen atau puso adalah hal yang biasa terjadi. Bagi insatansi statistik dapat diketahui dengan nilai kerusakan sekian persen. Sehingga dapat diketahui seberapa parah kegagalan panen pada suatu wilayah. Namun bagi petani yang mengalami kegagalan panen, berarti kesulitan hidup selama satu musim tanam bahkan satu tahun, utang tidak terbayar dan lain lain.
Umumnya penyebab kegagalan panen atau puso adalah kekeringan, hama, dan kebanjiran.
Namun disisi lain selalu ada petani yang berhasil atau tidak mengalami gangguan dalam usahanya. Petani yang berhasil inilah yang membantu petani yang kurang beruntung melalui pembayaran zakat pertanian.
Dengan pengelolaan zakat pertanian yang baik diharapkan:
1. Petani tidak ragu dalam usaha pertanian karena dia yakin jika seandinya gagal panen pun ada yang menjamin kesejahterannya.
2. Profesi petani akan diminati generasi muda karena ada jaminan kepastian hasil.
3. Semangat pertanian tumbuh dengan semangat gotong royong yang tinggi.
Dengan dukungan BAZ yang ada pada setiap kabupaten dan lebih lebih bila berkoordinasi hingga tingkat propinsi maka dampak  kegagalan panen dapat diatasi meskipun kegagalan itu merata pada satu kabupaten.

Rabu, 15 Agustus 2012

Penyaluran Hand Traktor 2012



Penyaluran Hand Traktor pengadaan TA. 2012 pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Luwu kepada 114 Kelompok tani penerima pada 19 Kecamatan dan 114 desa. Rencana penyaluran tahap I ini dilaksanakan pada Peringatan HUT kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2012.
Harapan Kepala Dinas kepada Kelempok Tani Penerima adalah :
  1. Agar handtraktor ini dipergunakan sebaik-baiknya kepada semua anggota kelompok tani, jangan monopoli ketua saja.
  2. Agar handtraktor bantuan pemerintah ini dirawat sebaik-baiknya sebagaimana milik sendiri sehingga dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.
  3. Agar dalam pengelolaan handtraktor tersebut dapat berkembang, maksudnya jika tahun ini dapat 1 unit maka diharapkan 2-3 tahun kedepan kelompok tani tersebut dapat membeli sendiri handtraktor sehingga kelompok tersebut memiliki tambahan traktor dari usaha mandiri.

Selasa, 10 Juli 2012

Catchment area suli-larompong

Dua kali banjir di daerah Suli -Larompong dalam tahun ini perlu dicermati.
Mengapa? Diandingkan dengan  daerah lain  di Luwu seperti tiga sungai terpanjang di Luwu yaitu sungai Cilallang , Bua, dan Lamasi tidak mengalami banjir. Ini pertanda mungkin ada ketidakseimbangan alam pada daerah tangkapan hujan pada hulu sungai didaerah tersebut.
Kerusakan hutan pada daerah hulu sebenanya dapat diperkirakan dengan menghitung volume kayu yang diperdagangkan dengan kemampuan hutan menyediakan kayu.
Disamping itu juga ada Kebutuhan kayu untuk bahan rumah penduduk sekitar kawasan sekitar daerah tangkapan hujan. Hal ini berhubungan dengan pertumbuhan penduduk dikawasan tersebut.
Tidak hanya kerusakan hutan; Bisa juga penyebab banjir karena perobahan penggunaan lahan pada daerah tangkapan. Biasanya dari tanaman pohon buah-buahan dan tanaman perkebunan alih fungsi menjadi tanaman padi ladang, jagung atau sayuran.

Senin, 11 Juni 2012

Demplot Mantri Tani Kec. Ponrang Kab. Luwu

Dalam rangka menindak lanjuti arahan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Luwu, bahwa setiap mantri tani hendaknya mempunyai satu demplot percontohan, maka mantri tani Kec. Ponrang saudara Anwar Apen, SP menerangkan demplotnya sebagai berikut:

1. Lokasi : Kelompok Tani Lumi Subur, Desa Tirowali Kecamatan Ponrang
2. Tanggal Tanam : 1 April 2012
3. Varietas : Inpari 13
4. Luas : 1 ha
5. Jarak Tanam : 10 x 20 cm (legowo 4:1)

6. Perlakuan :
  • Biohara plus = 0,40 ha (4 liter / ha)
  • Biohara  = 0,10 ha ( 4 liter / ha)
  • Super Biota Plus = 0,50 ha (2 liter / ha)
7. Dosis Pupuk : 
  • Urea = 150 kg /ha
  • NPK Phonska = 200 kg/ha
  • NPK Elang = 200 kg/ha
8. RENCANA PANEN : 7 Juli 2012

BENDUNG SUPLESI RADDA - ULASAN JANUARI 2026

Bendung Suplesi Radda yang terletak di sungai Salu Suso Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu menjadi terdampak bencana banjir dan longsor pada bu...